63 views
Panglima TNI, Kopassus Merupakan Kehormatan Luar Biasa

Jakarta- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, kini resmi menjadi warga kehormatan Kopassus TNI AD. Penyerahan Brevet komando dan baret merah, dilaksanakan dalam upacara khusus yang digelar di markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (18/12/2017). Di awal upacara pembaretan, Bapak Hadi Tjahjanto disuguhkan tontonan bagaimana ribuan prajurit Kopassus, bisa dikumpulkan dalam waktu singkat di lapangan yang terletak di depan gedung Sarwo Eddhie.
Setelahnya, Brevet dan Baret Merah untuk Panglima TNI itu dibawa ke lapangan dari udara, oleh dua penerjun Prajurit Kopassus. Adalah Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus TNI AD, Mayjen TNI Madsuni, yang menyerahkan langsung brevet dan baret tersebut kepada Bapak Panglima TNI.
Dalam pemaparannya, Bapak Panglima TNI yang hadir dengan mengenakan seragam loreng khas Kopassus darah merah mengalir, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari keluarga besar Kopassus. Beliau meyampaikan, bahwa hanya prajurit-prajurit TNI yang memiliki kualifikasi khusus yang bisa mendapatkan brevet dan baret tersebut. “Baret merah darah dan brevet Kopassus, adalah simbol kebanggaan bagi para prajurit Kopassus,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Bapak Panglima TNI menyampaikan bahwa di era modern ini, bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara sudah semakin global dan berkembang. Ia memaknai pembaretannya hari ini, sebagai pesan agar Panglima TNI bisa terus membawa institusi TNI untuk bisa selalu menghadapi ancaman yang ada.
“Penyematan Baret Merah dan brevet ini adalah suatu pesan moral bagi saya selaku Panglima TNI, bahwa tugas kedepan sangatlah berat, Kita harus mampu membawa TNI menuju TNI yang profesional dan moderen,” ujarnya.
Usai upacara pembaretan, Panglima TNI sempat melanjutkan pemaparannya di hadapan para prajurit yang hadir di lapangan yang terletak di depan gedung Sarwo Edhie. Bapak Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa Mabes TNI akan memberikan bantuan kepada satuan Baret Merah. Ia juga memastikan bahwa peralatan Prajurit Kopassus yang sudah tidak layak, akan segera diganti.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *